Perempuanku


Ibu,
Kaulah lautan.
Dimana aku berenang dan menyelam, mencari mutiara kehidupan;
Di palung paling dalam.

Kaulah gunung dan hutan;
Tempat ku diajarkan;
Untuk bangkit, melangkah dan menaklukan.

Kaulah pelangi dan hujan;
Yang menyuguhkan warna-warni kasih sayang;
Yang meneteskan ribuan cinta dan pengorbanan;
Begitu deras hingga tak tertahan.

Kau selalu mengajarkan;
Hingga ku tahu;
Bahwa kaulah garam bagi setiap masakan;
Bahwa kaulah air bagi setiap unsur kehidupan.
Bahwa kaulah cinta bagi setiap insan.

Kaulah Ibu;
Yang mengecup kening sajadah;
Di sepertiga malam yang indah,
Menyelipkan namaku dalam tiap bait do’a yang kau arah.


O, Ibu.
Di keningmu aku menyentuh.
Di kelopak matamu aku berteduh.

Ya Allah.
Ibuku telah tepat menyampaikan risalah cintamu.
Maka, cintailah dia sebagaimana dia mencintaiku, Karenamu.
Aamiin.

Komentar

Postingan Populer