Senggama


Malam membawa dingin
Di langit, rembulan tampak ayu
Dari sudut kamar, kutengok
Kamu sedang asyik berdandan
Maka kuizinkan bibirmu
Kau polesi dengan gincu
Sengaja sedemikian itu
Karena aku ingin cukup menghiburmu
Tentang bagaimana
Caraku menghapusnya
Jejak cangkemku
Yang kuat membekas di bibirmu
Dan untungnya
Kusuruh kau sikat gigi lebih dulu
Agar ketika kucium
Tak ada bau keluar di mulutmu
Kuizinkan pula kamu
Memakai parfum susu
Bukan semata
Ingin tercium wangi
Tapi, karena aku tau
Kamu merasa nyaman
Dengan aku yang selalu
Mengendus tubuh telanjangmu
.
Dengan aku yang terus
Dibuat bergairah
Untuk meremas keras
Payudara kencangmu
Aku jadi tampak seperti
Lajang yang garang
Dengan kau yang berhasil
Membuat mataku ke-ranjang
Jalang, teruslah
Buat selimut itu terbang
Sampai kau orgasme
Di atas ranjang
Sayang, yang kucari
Adalah cinta
Namun yang kutemukan
Adalah vagina
.

Anu, Januari 2021

Komentar

Postingan Populer