Motel


Dalam temaram dan sunyi
Aku berjalan di sebuah lorong
Memandu kaki memapah diri
Menuntaskan nafsu yang tak tertolong

Dalam tiga langkah kaki
Kutemukan lacur tanpa busana
Yang jelas menyombongkan diri
Dengan dua payudara di tubuhnya

Bersamaan dengan akal yang hilang
Aku mengajaknya untuk terbang
Dengan membisikkan sebuah pesan:
Bahwa "Aku tak akan segan!"

Maka jujurlah, kenikmatan apalagi
Yang akan engkau dustakan
Selain panas bara yang berada
Di selangkangan
 
Kau mengerang berkali-kali, lagi dan lagi
Sampai pada puncak yang tak terhitung jari
Kau lemas berkata:
"Sayang, tetaplah liar dan perkasa!"

Komentar

Postingan Populer