Tersesat Dalam
Aku tersesat, dalam dirimu
Jauh dalam ruang tak terikat waktu
Aku memilih menetap ramah
Karena cinta, tak mempunyai rumah untuk pulang dan merebah
Selintas terbenak di kepala
Duduk mesra di bawah senja
Menggenggam erat jemari rasa
Larut dalam canda tawa
Kamu menjelma tulisan di setiap sajakku
Aku pena, dan kertas menjadi wadahnya
Setiap larik hidup dalam senyummu
Setiap rasa tumbuh dalam frasa
Komentar