Mawar Tuhan


Terpatung

Bersembunyi di balik bayangan

Diam mengintip, mawar Tuhan

Menunggu, berteduh di pelukan malam


Aku, ragu?

Tuk memapah mawar Tuhan

Mengetuk pintu, gelap, asing

Hampa, tanpa balasan


Firasat tak mengenakan, kabur?

Jam tua berdegup kencang

Cicak semangat bersorak, mengejek

Kamukah? Tidak, kurasa bukan


Aku terbaring di bawah benderang

Memakai jubah lemah, memalukan

Menggenggam setangkai harap

Pelan bergumam, "Dasar amatiran!" 


Komentar

Postingan Populer