Sore Tuhan Mengapa



Sore hari, hujan turun memapah harapan. Kucium dari balkon rumah bahwa tanah mengeluarkan bau kehidupan. Disaat yang sama, terbenak sebuah keheranan dalam pikiranku:

"Tuhan, mengapa aku harus meminta dan berjuang?"

Selang beberapa lintas pemikiran, merpati terbang menghampiri, membawa surat titipan. Dan kubuka isinya:

"Bisa saja Aku memberi apa-apa yang kamu inginkan tanpa permintaan. Namun, akan lebih indah bukan, jika apapun yang kamu mau, Kuberikan setelah kamu meminta (berdo'a) dan berjuang? Karena kelelahan yang terbayarkan" 

Komentar

Postingan Populer