Asmaraloka



Pada kesekian gulita

Dingin pulang membawa do'a

Ribuan ilalang membentuk akara

Menikam lembut bayang-bayang chandra


Saban kata ikhlas dirapal

Tuhan tolak tanpa didengar

Desir angin tertawa hafal

Memapah hima semakin samar


Titah pitarah menjelma syair

Membentuk diksi syahdu terlansir

Membunuh bhama di antara cinta

Sebab nirwana mengutuk dama


Oh, Anindya

Malaikat menegur nabastala bersua

Asmaraloka gempar meresah luka

Bumi terbelah sumarah jua

Komentar

Postingan Populer