Jejak Sore


pertempuran meninggalkan jejak

putih saten memenuhi langit

muram durja, menunduk murung

laiknya tangisan desember di sore hari


hujan kali ini berkata jujur

bersorak sorai menjadi diri sendiri

terjatuh keras bak gemerincing koin

dalam remang, menjadi bahasa paling dingin


Komentar

Postingan Populer