Aku dan Ibu
aku adalah anak yang ibu sayangi
pipi lebam dan bibir berdarah adalah hal yang biasa kudapati
aku kerap berlindung dalam baju yang lusuh
dengan luka menganga dalam tubuh yang tak utuh
aku hidup dalam ruangan yang gelap
asyik menonton televisi, walau terkadang terasa pengap
tapi ibu menemaniku di sana
diam tergantung tanpa berbicara
dengan tatapan tenang dan penuh harap
aku sesekali bertanya
"bu, apakah tuhan itu ada?
jawab aku bu, aku mohon"
dan ibu tetap di sana
diam tergantung tanpa bersuara

Komentar