Malam Tahun Baru



Ketika matahari yang tenggelam, menarik cahayanya dari rumah dan pepohonan. Gelap malam tiba diantarkan.

Sementara kebanyakan orang pergi bertamasya, berjalan-jalan merakit kesenangan. Aku disini masih tersesat di laut pikiran yang dalam.


Terserap di dunia tempat Tuhan duduk dan melihat di atas takhta-Nya. Dan malaikat mencatat segala rupa laku-lampah manusia. Aku disini masih terperangkap jauh dalam keheningan.


Tawa-tawa mensiratkan kisah gembira kehidupan. Dan ruh-ruh menyanyikan merdu lagu keabadian. Aku disini masih terjebak dalam tak berujungnya kebingungan.


Oh Tuhan,

Sucikan hati dan murnikan pikiran.

Bentangkan jelasnya tujuan dan hamparkan luasnya jalan. Meski bukan kemudahan yang kau tawarkan, setidaknya berikan aku kekuatan untuk tetap berjalan dan bertahan.



- Angkasa, 2022

Komentar

Postingan Populer